
Cara Mengenali Kandidat yang Tepat — Bukan Hanya dari CV
Menyaring puluhan lamaran kerja setiap hari sudah jadi hal biasa bagi banyak HR di Indonesia. Tapi tantangannya bukan cuma soal menemukan kandidat yang “berkualifikasi”—melainkan menemukan

Menyaring puluhan lamaran kerja setiap hari sudah jadi hal biasa bagi banyak HR di Indonesia. Tapi tantangannya bukan cuma soal menemukan kandidat yang “berkualifikasi”—melainkan menemukan

Bayangkan kamu sedang mencari kerja, dan satu-satunya hal yang menghalangimu bukan kompetensi atau pengalaman, tapi… penampilan fisik. Atau usia. Atau status pernikahan. Kedengarannya seperti syarat

Bayangkan kamu sudah lulus kuliah dengan susah payah, akhirnya dapat pekerjaan, tapi… ijazah kamu justru ‘disandera’ oleh perusahaan. Kedengarannya seperti cerita zaman dulu? Sayangnya, praktik

Pernah nggak sih, kamu merasa gaya kepemimpinan kamu berhasil banget di satu tim, tapi ketika diterapkan ke tim lain, hasilnya jauh dari harapan? Atau pernah

LinkedIn bukan cuma tempat cari posting pencapaian atau update jabatan. Bagi HR, LinkedIn adalah kolam yang penuh talenta profesional — apalagi di era digital seperti

Mencari kandidat yang tepat bisa terasa seperti mencari jodoh—nggak cukup cuma tahu kriterianya, tapi juga harus tahu di mana harus mencari. Di zaman serba digital